Pages

Tampilkan postingan dengan label PERSITA. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label PERSITA. Tampilkan semua postingan

Rabu, 13 Februari 2013

Persita vs Persiba = 3-1 , Beruang Madu takluk di tangan pendekar Cisadane

Persita Tangerang membuktikan janjinya untuk kembali mempersembahkan kemenangan kepada para supporter setianya. Pada laga yang berlangsung di Stadion Mashud Wisnusaputra, Kuningan, Rabu (13/2), Persita sukses mengalahkan Persiba Balikpapan dengan skor 3-1.
Pertandingan ini sempat tertunda karena lapangan tergenang air. Kondisi yang hampir sama seperti ketika Persita menjamu Barito Putera di tempat yang sama, Minggu (10/2).
Saat pertandingan dimulai, kedua kesebelasan masih kesulitan mengembangkan permainan. Pasalnya, lapangan sangat licin dan memperberat pergerakan pemain. Di beberapa titik juga masih terjadi genangan air, karena membutuhkan waktu cukup lama untuk menyusut.
Kendati demikian, kedua tim memiliki beberapa peluang emas di babak pertama ini. Persiba, bahkan nyaris unggul jika Mahmoud El Ali dan Moustapha El Kassa mampu menyelesaikan peluang emas di depan gawang. Tapi justru Persita yang berhasil mencetak gol, melalui Rizki pada saat injury time babak pertama.
Persiba Balikpapan yang tertinggal 0-1, berusaha berupaya keras menyamakan kedudukan di babak kedua. Kondisi lapangan yang belum sepenuhnya kering membuat tim asuhan Herry Kiswanto itu belum bisa menemukan permainan terbaiknya.
Alih-alih menyeimbangkan kedudukan, Persiba justru kembali tertinggal. Tim asuhan Elly Idris itu berhasil menggandakan keunggulan lewat lewat Sirvi Arvani menit 49. Lepas dari kawalan Precious Emuejaraye, Sirvi dengan cerdik melepaskan tembakan lambung karena melihat Wawan Hendrawan telah jauh meninggalkan mistar.
Persiba baru memperkecil kedudukan di menit 57. Fenky Turnando memanfaatkan umpan pendek dari Mahmoud El Ali, lalu menyambar bola untuk menaklukkan Mukti Ali Raja yang telah mati langkah. Papan skor berubah menjadi 2-1 masih untuk keunggulan Persita.
Meski telah unggul, Persita tidak mengendurkan serangan. Mereka tetap tampil agresif. Menit 79, Christian 'Spiderman' Carrasco nyaris memperlebar keunggulan Persita melalui tendangan menyilang dari dalam kotak penalti. Beruntung buat Persiba bola masih diamankan oleh Wawan Hendrawan.
La Viola -pendukung Persita- kembali bergemuruh. Sirvi kembali mengoyak jala Persiba untuk memantapkan keunggulan Persita menjadi 3-1. Menerima umpan tarik Carrasco, Sirvi meneruskan bola ke gawang Wawan di menit 81. Skor itu bertahan hingga laga usai.(dgh)

Selasa, 12 Februari 2013

Persita vs Persiba : Berburu Kado

Bertepatan hari jadi ke-116 Kota Balikpapan, Minggu (10/2) lalu, tim Persiba Balikpapan bertolak ke Kabupaten Kuningan, Jawa Barat, guna melakoni laga away ketiga  mereka di Indonesia Super League (ISL) 2012/2013. Untuk itu laga away Persiba menghadapi Persita Tangerang di Stadion Mashud Wisnusaputra, Rabu (13/2) sore ini (siaran langsung TV-One), menjadi momen penting memburu poin sebagai kado HUT Kota Balikpapan.
“Kami sadar bermain di kandang lawan (Persita,Red.) itu cukup berat meski Persita merupakan tim promosi. Yang pasti kami tetap ingin main fight dan meraih poin di sini (Kuningan,Red.), kami berupaya maksimal untuk membawa pulang poin sebagai kado HUT Kota Balikpapan,” kata Ir.Jamal Al Rasyid, manajer tim Persiba Balikpapan.
Untuk merealisasikan target poin di kandang lawan memang cukup berat, apalagi Persita Tangerang baru saja ditahan imbang 1-1 oleh Barito Putera Banjarmasin. Selama berlaga di kandang sendiri, Persita juga baru sekali meraih poin penuh dan dua kali ditahan imbang. Tentunya itu memotivasi skuad Persita untuk bisa membenam Persiba.
Meski menghadapi tim promosi, pelatih Persiba Herry Kiswanto juga tidak ingin para pemainnya menganggap remeh Persita. Menurutnya, semua kontestan ISL punya kekuatan yang sama.
“Saya pikir Persita ini tim yang bagus. Di kandang mereka belum pernah kalah. Menang sekali dan imbang dua kali. Untuk itu saya tadi minta ke pemain untuk mengawasi semua pemain Persita, baik itu Carasco (striker Persita,Red.) maupun yang lainnya. Terutama kalau ada yang masuk daerah rawan, harus menjadi perhatian ekstra,” tegas Herry Kiswanto usai membawa timnya menjalani uji coba lapangan di Stadion Mashud Wisnusaputra, kemarin pagi.
Herry berharap para pemainnya bisa tampil maksimal guna meraih hasil terbaik. “Saya sudah minta ke pemain untuk bisa fokus konsisten seperti yang pernah kita lakukan di kandang.  Jangan sampai kalah, draw bagus, tapi jika menang itu lebih bagus lagi. Yang jelas kita ingin memetik hasil yang maksimal,” imbuh Herry.
Dalam latihan kemarin, Herry didampingi asisten pelatih Fajar Budianto sudah bisa meramu strategi untuk pertandingan hari ini, tidak seperti latihan Senin lalu yang hanya bisa bermain game kecil, karena terkendala lapangan latihan yang kurang memadai.
Sebelas pemain inti diramu Herry dengan menempatkan duo Lebanon Mustapha El Kassa dan Mahmoud El Ali di lini depan, yang akan ditopang lini tengah Patrice Nzekou, Syakir Sulaiman, Fengky Turnando, Maulana. Dan lini belakang dipercayakan pada Preciuos Emeujeraye, Absor Fauzi, Rendy Siregar, dan Roy Budiansyah, serta Wawan Hendrawan yang dipercayakan di bawah mistar gawang. Seluruh pemain kemarin menjalani latihan terakhir berupa game dan juga latihan shooting.
Di kubu lawan (Persita), pelatih Elly Idris mengaku tak ingin terpeleset lagi dipertandingan kandang melawan Persiba, apalagi hasil tur Papua dirasa juga tidak memuaskan. “Ya kita tidak ingin terpeleset lagi seperti hassil imbang kemarin melawan Barito. Lapangan yang becek memang menjadi kendala, semoga lawan Persiba, kami bisa meraih hasil terbaik,” kata Elly Idris.
“Yang jelas menghadapi Persiba, kami tetap harus waspada. Apalagi pertandingan terakhir mereka, mampu menang atas Arema,” pungkas Elly. Persiba Balikpapan saat ini berada di peringkat 12 dengan mengantongi 5 poin hasil dari 4 pertandingan yang telah dilakoni. Sedangkan Persita Tangerang berada satu strip di bawah Persiba (Persita urutan 13) juga dengan 5 poin hasil dari 5 pertandingan yang telah dilalui.(ol)
Perkiraan susunan pemain:
Persita Tangerang (4-3-3): 1-Mukti Ali Raja;24-Ledi Utomo, 3-Duran Riquelme, 45-akdawer, 16-Ramandika, 88-Moradi, 26-Ripora, 7-Lukmana, 9-Arfani, 14-Dong-Chan, 99-Carrasco.
Cadangan: 21-Firdaus,  6-Junaidi, 23-Maman, 4-Windu Hanggoro,  27-Andy Kurniawan, 13-Hendra, 29-Iwan
Pelatih: Elly Idris
Persiba Balikpapan (4-4-2): 59-Wawan, 4-Precious, 32-Absor Fauzi, 3-Roy Budiansyah, 22-Rendy Siregar, 18-Maulana, 69-Fengky, 10-Patrice Nzekou, 92-Syakir, 21-Mahmoud, 20-Moustapha
Cadangan: 27-Yanuar, 87-Yudi Khoerudin, 30-Anggi Indra, 26-Bachtiar, 42-Gangga Mudana, 17-Zulfin Zamrun, 14-Johan Yoga
Pelatih: Herry Kiswanto

Minggu, 10 Februari 2013

Persita vs Barito Putra = 1-1 , Diselamatkan Ade Jantra

Laga yang mempertemukan dua tim promosi di Indonesia Super League (ISL) antara Barito Putera vs Persita Tanggerang berakhir imbang 1-1.

Barito sempat lebih dulu unggul dua menit sebelum pertandingan babak pertama berakhir melalui tendangan Couly Djibril setelah tendangan tendangan keras bola arah sudut gawang yang diarahkannya memperdaya kiper Persita, Mukti Aliraya, tepatnya pada menit 43.

Babak kedua ketinggalan 0-1, Persita yang tidak mau malu dihadapan pendukungnya langsung menaikan tempo pertandingan. Sementara pasukan Barito yang lebih dulu unggul tidak mau bermain bertahan hingga pertandingan terjadi saling jual beli serangan.

Bahkan, pada babak kedua tersebut Laskar Antasari mampu menguasai jalannya pertandingan. Untuk menambah gempuran lini depan Laskar Antarasi, pelatih Barito Salahudin memasukkan Mekan Nazirov dengan menarik Septa Riyanto.

Tidak puas dengan satu gol pelatih Barito kemudian memasukan darah segar Nehemia Bill Solossa yang masuk menggantikan Sugeng Wahyudi. Namun, terlena dengan serangan. Pemain belakang Barito jadi lengah.

Persita yang berambisi memenangkan pertandingan melalui serangan balik cepat menyamakan skor menjadi 1-1 melalui tendangan lambung dari kanan gawang Barito yang dimanfaatkan Ade Chandra pada menit 84 yang mengecoh kiper Barito Dian Agus.

Sebelum meluncur masuk bola Ade Chandra lebih awal membentur gawang Barito. Skor 1-1 itu pun bertahan hingga babak kedua berakhir.(fh)

Senin, 04 Februari 2013

Persiram vs Persita = 1-0 , Kemenangan Perdana

Persiram Raja Ampat akhirnya bisa merasakan manisnya sebuah kemenangan di Indonesia Super League 2012/2013. Pada laga yang berlangsung di Stadion Wombik, Sorong, Senin (4/2), Skuad Dewa Laut berhasil mengalahkan Persita Tangerang dengan skor 1-0.
Gol tunggal kemenangan Persiram dicetak oleh pemain bertahan, Pierre Patrick Semme pada menit ke-38. Mantan bek Arema Indonesia itu mencetak gol melalui tendangan jarak jauh yang melesat kencang tanpa mampu dihadang Mukti Ali Raja, yang sore tadi dipercaya mengawal gawang Persita.
Kemenangan perdana  di ISL 2012/2013 ini disambut gembira oleh pelatih Persiram, Jaya Hartono. Jelas ini akan meningkatkan motivasi para pemain menghadapi laga berikutnya.
“Saya sangat puas dengan hasil pertandingan ini. Kemenangan ini juga sangat diapresiasi penonton dan supporter setia Persiram lainnya,” kata Jaya Hartono, melaluin pesan singkatnya.
Menurut eks pelatih Persib Bandung ini, tuan rumah Persiram memang menguasai penuh jalannya pertandingan. Namun, Jaya juga menilai factor cuaca yang terik, memberikan andil besar bagi penampilan kurang maksimal dari pemain Persita.
"Asisten pelatih Persita Tanggerang mengaku kecapaian dengan cuaca panas di stadion Wombik," katanya.
"Saat ini juga saya akan persiapkan tim untuk tur away ke Persela Lamongan dan Persepam Madura pada 10 - 14 Februari mendatang," imbuh Jaya Hartono.
Sementara itu, pelatih Persita, Elly Idris, memilih untuk langsung fokus pada laga Persita berikutnya di kandang sendiri. Hanya membawa 15 pemain ke Papua, menggambarkan betapa Pendekar Cisadane memang memilih realistis, dan menyimpan beberapa pemain inti di Tangerang, agar lebih fresh, saat menjamu Barito Putera, 10 Februari mendatang.(zc)

Kamis, 31 Januari 2013

Persidafon vs Persita = 4-0 , Pesta Gol

Bertanding di tanah Papua masih menyulitkan bagi Persita Tangerang. Modal kemenangan atas Persiwa di kandang belum cukup untuk bisa mencuri poin di kandang Persidafon Dafonsoro. Skuad asuhan Elly Idris pun takluk 0-4 dari Persidafon di Stadion Barnabas Youwe, Sentani, Kamis (31/1).
Bagi Persidafon, kemenangan ini sangat berharga, karena bisa membangkitkan kembali motivasi mengarungi kompetisi Indonesia Super League 2012/2013. Pasalnya, Persidafon mengalami hasil buruk, dua kekalahan saat melakoni laga tandang ke Arema dan Gresik United.
"Saya sangat bangga, anak-anak bisa menjalankan instruksi dengan baik dan benar sehingga kami bisa meraih kemenangan dengan gol yang cukup banyak," kata Erens Pehelerang, pelatih Persidafon.
Empat gol Persidafon tercipta di babak pertama, melalui Marcio Cireli di menit ke-6, Ronald Setmob menit ke-17, Jaelani Arey Sibi (24), dan Ishak Wanggai dimenit-menit akhir babak pertama lewat titik putih.
Sedangkan di babak kedua, Erens menilai timnya tidak lagi bermain kurang disiplin, sehingga tak bisa menambah gol. "Para pemain kami mulai kurang disiplin setelah unggul  4-0 di babak pertama. Dan babak kedua ini, Persita mulai mengembangkan permainan tetapi tidak sampai membobol gawang kami," katanya.
Kemenangan sempurna ini merupakan modal berharga bagi Persidafon sebelum menjamu Persib Bandung pada 4 Februari mendatang. "Saya kira ini modal yang bagus, dan permainan serta pertahanan kami akan benar-benar diuji saat menjamu Persib pada Februari mendatang," katanya.(dg)

Rabu, 23 Januari 2013

Stadion Mashud Kuningan Dipake Persita , Pesik Kuningan Terbakar Api Cemburu

Dikontraknya stadion Mashud Wisnu Saputra Kuningan oleh Persita Tanggerang memang mendatangkan banyak manfaat. Namun dibalik itu,pesik Kuningan Terbakar Api Cemburu ,banyak pihak yang kecewa kepada Bupati Kuningan H Aang Hamid Suganda yang dinilai mengabaikan Pesik setelah Persita ngontrak lapang.
Indikasi diabaikannya Pesik adalah ketika manajemen Persita mengusir tim Persikabo yang menggunakan stadion. Meskipun tindakan pengusiran itu dinilai wajar, karena telah dikontrak Persita, tapi manajemen Pesik tetap merasa sedikit kecewa. Lantaran, manajemen Pesik merasa malu terhadap Persikabo.
Kekecewaan serupa ternyata juga dilontarkan oleh sekelompok pemuda yang mengatasnamakan diri sebagai Komunitas Pecinta Pesik. Bahkan demi meluapkan aspirasinya, mereka membentangkan spanduk yang bertuliskan ‘Save Pesik’, saat pertandingan Persita-Persipura lalu.
“Tolong jangan sampai mengabaikan Pesik hanya karena stadion Mashud dikontrak Persita. Mestinya Pesik diutamakan, karena merupakan tim sepakbola kesayangan orang Kuningan,”kata koordinator Komunitas, Danu Nugraha kamis  (24/1/2013).
Dikatakan Dani, bagaimanapun juga, Persita hanya numpang. Pemilik sejati stadion Mashud adalah warga Kuningan yang dalam hal ini adalah Pesik. Jadi ketika stadion dikontrak, mustinya Pemkab menyediakan lapangan pengganti untuk Pesik berlatih.
“Kami harap, Bupati all out perhatikan Pesik,”katanya.(fsd)

Rabu, 24 Oktober 2012

Blitz Tarigan Merapat ke Persita Tangerang

Kepastian Deltras Sidoarjo tidak menggunakan jasa Blitz Tarigan sebagai pelatih di Divisi Utama (DU) musim ini, rupanya membuat pelatih berdarah Batak ini cepat-cepat mengambil langkah seribu. Blitz Tarigan dikabarkan akan merapat ke Persita Tangerang.

Dari data yang diperoleh di lapangan, disebutkan Blitz akan menjadi pelatih kiper di Persita Tangerang. Kabar ini pun sudah santer merebak di kalangan internal Deltras, serta kalangan pemain.

"Kabarnya sih Coach Blitz akan merapat ke Persita Tangerang sebagai pelatih kiper. Namun, untuk pastinya, saya belum tahu. Kabar ini juga saya dapat dari kawan-kawan di Deltras," kata salah seorang sumber di Deltras yang enggan namanya dicantumkan, Rabu (24/10/2012).

Blitz memang dinilai gagal oleh manajemen karena tak sanggup menyelamatkan Deltras dari jurang degradasi. Deltras pun tersingkir dari pentas Liga Super Indonesia (LSI) dan harus puas berpartisipasi di kompetisi level kedua, DU musim ini.

Kepastian The Lobster, julukan Deltras, tidak akan menggaet Blitz lagi diungkapkan langsung oleh Dicky Hartanto, Direktur PT Delta Raya Sidoarjo. Menurut Dicky, di DU musim ini Deltras tidak akan menggunakan jasa Blitz. Untuk sementara, kursi pelatih diisi oleh Lulut Kistono yang kini masih menjabat sebagai asisten pelatih.

"Tidak, Deltras tidak akan menggunakan Blitz lagi. Sementara tongkat pelatih akan dipegang oleh Lulut Kistono," kata Dicky.

Bahkan Dicky pernah mengatakan, jika mendekati kompetisi Deltras belum menemukan pelatih, maka Lulut Kistono akan diangkat menjadi pelatih. Sementara itu, Blitz sejauh ini belum bisa dihubungi untuk dimintai keterangannya tentang benar tidaknya ia merapat ke Persita Tangerang.(dg)