Pages

Rabu, 23 Maret 2011

Ingin Menghindari SPAM ?? Jangan Pernah Melakukan 6 Hal Berikut Ini

Shear Blog - Dalam laporan bulanan Symantec Messaging and Web Security yang dikutip detikINET, Rabu (24/11/2010) disebutkan bahwa volume global email sampah (spam) menurun. Meski demikian ini bukan alasan untuk menjadi lengah dan tidak lagi melakukan prosedur keamanan yang dibutuhkan. Nah, berikut adalah enam hal yang menurut Symantec sebaiknya tidak dilakukan oleh pengguna internet. Larangan ini perlu untuk menghalau penyebaran spam.

1. Membuka lampiran dari email yang tidak dikenal - Jangan tergoda untuk membuka lampiran pada email yang terlihat mencurigakan. Kadang lampiran itu memang punya nama yang menggoda, namun bisa jadi isinya adalah program jahat.

2. Membalas spam - Mungkin karena kesal atau alasan lain, pengguna bisa tergoda untuk membalas email spam dengan sumpah-serapah atau permintaan untuk tidak dikirimi email lagi. Hati-hati, karena biasanya alamat yang digunakan itu adalah palsu dan jika dibalas justru akan melahirkan lebih banyak spam lagi ke Inbox.
 
3. Isi Form via Email - Trik pencurian data yang sering dilakukan adalah meminta calon korban mengisi data pribadi lewat form yang ada di email, atau form yang link-nya ditampilkan dalam email. Symantec mengatakan, perusahaan terkemuka tidak mungkin meminta informasi pribadi Anda melalui email. Jika ragu, hubungi perusahaan itu lewat jalur resmi terpisah. Jangan mengklik atau copy-paste dari link dalam pesan.

4. Membeli produk atau jasa dari pesan spam - Meskipun produk atau jasa itu terdengar menarik, sebaiknya jangan mencoba untuk melakukan pembelian produk atau jasa yang ditawarkan lewat spam. Hal ini hanya akan mendorong orang untuk terus menggunakan spam.

5. Membuka pesan spam - Jika sebuah pesan sudah jelas adalah spam, misalnya karena ditandai oleh Spam Filter yang digunakan, ini artinya pesan itu memang sudah seharusnya dibuang.

6. Meneruskan Email Berantai - Banyak peringatan soal virus, bahaya keamanan dan hal-hal lain yang disebarkan lewat email. Karena ada kemungkinan hal semacam itu hanya kabar burung (hoax) belaka, sebaiknya jangan ikut-ikutan mengirimkan pesan berantai.

 
 Sumber : detikInet

10 Tahun Terakhir Operasi Perbesar Payudara Naik, Sedot Lemak Turun (Parah !!!)

Shear Blog - Permintaan operasi untuk memperbaiki bentuk payudara, baik memperbesar maupun memperkecil terus meningkat dalam 10 tahun terakhir. Sebaliknya, bedah kosmetik lainnya seperti sedot lemak dan pembentukan hidung cenderung berkurang.

American Society of Plastic Surgeons baru-baru ini melaporkan, permintaan operasi untuk memperbesar payudara pada tahun 2010 mencapai 296.203 atau naik 2 persen dari 2009. Bahkan bila dibandingkan dengan data 10 tahun sebelumnya, angka tersebut meningkat 39 persen.

Permintaan untuk memperkecil ukuran payudara juga meningkat menjadi 82.871 atau naik 6 persen dibandingkan tahun 2009. Hanya saja jika dibandingkan dengan 10 tahun sebelumnya, angka tersebut sedikit mengalami penurunan yakni sekitar 2 persen.

Data ini menunjukkan, operasi untuk memperbaiki bentuk payudara relatif paling diminati dalam 10 tahun terakhir bila dibandingkan dengan jenis bedah plastik yang lain. Operasi mengubah bentuk hidung, memperbaiki kelopak mata dan sedot lemak justru mengalami penurunan.

Besarnya penurunan minat untuk melakukan bedah plastik dalam 10 tahun terakhir adalah sebagai berikut, seperti dikutip dari NY Times, Rabu (23/3/2011):

  1. Sedot lemak, turun 43 persen
  2. Memperbaiki bentuk hidung, turun 35 persen
  3. Memperbaiki kelopak mata, turun 36 persen
  4. Face-lift (permak wajah total), turun 16 persen.

Penurunan minat terhadap berbagai jenis bedah kosmetik disebabkan oleh perkembangan teknologi yang menghadirkan prosedur lain yang lebih aman. Prosedur-prosedur noninvasif atau tanpa operasi seperti suntik botox, laser saat ini lebih diminati dibandingkan bedah kosmetik.

Permintaan berbagai prosedur noninvasif juga menunjukkan peningkatan dalam 10 tahun terakhir, diantaranya adalah sebagai berikut:

  1. Suntik botox, naik 584 persen
  2. Penghilangan keriput, naik 172 persen
  3. Penghilangan rambut halus dengan laser, naik 27 persen. 
Sumber : detikHealth

Sepatu Tepat = Target Tepat

Shear Blog - Tidak hanya harus rutin mengganti sneaker favorit kita yang telah menemani kita melangkah sejauh 450- 800 km (atau selepas 5 bulan apabila setiap minggunya kita berjalan kaki sekitar 45-60 menit) saja, tapi kita juga harus menyesuaikannya dengan tujuan atau target yang dikejar. Berikut tip dari Prevention :

1. Target : kebiasaan berjalan rutin - Untuk tujuan ini, faktor kenyaman sepatu ketika dikenakan menjadi prioritas utama baik bagi para pejalan kaki pemula ataupun yang sudah senior. Oleh sebab itu, pilihlah sepatu dengan sol empuk namun mantap. Agar tumit juga terasa lebih enak saat berjalan, sepatu yang memiliki busa tambahan bisa menjadi pilihan yang lebih baik.

2. Target : ikut lomba lari 5 Km - Hindari penggunaan sepatu berjalan yang biasa. Pilihlah sepatu yang lebih ringan. Karena sepatu jenis ini sangat cocok untuk kita yang berencana mengikuti lomba berjalan di akhir pekan tanpa harus kehilangan fitur peredam guncangan.

3. Target : latihan jalan maraton - Dengan alasan solnya lebih ringan, maka banyak dari para pejalan maraton akan lebih cenderung memilih sepatu berlari dibanding sepatu berjalan. Tapi ternyata, hal yang seharusnya dipilih adalah sepatu dengan sol tengah yang mampu bertahan lama dan dapat diajak berjalan jauh.

Selasa, 22 Maret 2011

Logo dan Ikon Baru Google Chrome, Lebih Sederhana Ketimbang yang Lama

Shear Blog - Google memutuskan untuk mengganti logo dan ikon Chrome. Bentuk dan warna dasarnya sama, tetapi logo baru lebih sederhana ketimbang yang lama. Penggantian logo dan ikon Chrome ini dilakukan setelah dua tahun memakai logo lama.

Logo Chrome yang lama membentuk bola tiga dimensi, logo penggantinya lebih terkesan abstrak dengan warna pastel. Tidak lagi seperti bola, desainnya seperti donat warna merah, hijau, dan kuning yang mengelilingi sebuah lingkaran warna biru.

"Ikon yang lebih sederhana mencerminkan semangat Chrome untuk membuat web lebih cepat, ringan, dan mudah digunakan siapa saja," demikian tulis Steve Rura, desainer Chrome di halaman blog Chrome. Ia mengatakan, perubahan logo tersebut juga semakin memperkuat gambaran Chrome yang ingin menyajikan tampilan web menjadi rapi.

Logo sederhana tersebut bukan baru kali ini muncul. Para penggemar Google Chrome yang kesulitan menggambar ikon dalam bentuk tiga dimensi sudah sering menggambarnya dalam bentuk logo yang baru dalam bentuk dua dimensi. Sebelum Google memutuskan logo baru, juga dilakukan kontes rekonstruksi logo dengan bermacam cara yang disebut Google Chrome Icon Project. Perubahan ini bakal memudahkan Google untuk konsisten menggambarkan logo Chrome di berbagai media.

Para pengguna browser Chrome dalam waktu dekat akan melihat logo baru di software yang digunakannya. Namun, Google masih menunggu proses pembenahan versi beta dalam beberapa minggu ke depan.

Logo dan ikon Chrome yang baru, lebih sederhana.
Sumber : KOMPAS tekno

8 Tipe Kepribadian Ini Bisa Pengaruhi Kesehatan Kita, Terutama Sakit Jantung

Shear Blog - Barusan buka-buka KOMPAS health, terus nemuin info tentang kepribadian yang bisa mempengaruhi kesehatan kita. Hehehe, jujur saja saya baru tahu kalo ada pengaruhnya. Ada 8 tipe kepribadian yang dicontohkan ditambah dengan pengaruhnya terhadap kondisi kesehatan. Tidak hanya pengaruh negatif saja yang muncul, pengaruh positif juga tetap ada. Kira-kira kepribadian mana yang Anda miliki ? Terus resiko kesehatan apa saja yang bisa dikaitkan dengan kepribadian Anda ?

Berikut adalah beberapa tipe kepribadian seseorang beserta kondisi kesehatan yang biasa dikaitkan dengan karakternya :

1. Tipe Periang, Optimistis - Mereka yang masuk kategori ini biasanya punya pandangan yang luas akan kehidupan, tetapi mereka yang optimistis cenderung kelebihan berat badan. Para ahli dari Doshisha University di Kyoto, Jepang, meneliti pria dan wanita obesitas yang sedang menjalani program pelangsingan termasuk konseling, latihan olahraga dan pengaturan nutrisi.

Peneliti menemukan, mereka yang pikirannya paling positif justru mencatat penurunan berat badan paling sedikit.  Diduga, dengan melihat sisi terang membuat pasien tidak terlalu peduli akan berat badannya dan selalu terjebak dalam godaan.

Sementara itu temuan peneliti  Universitas California AS menunjukkan, rasa percayaan diri mengatasi kesulitan hidup serta kerelaan justru dapat memicu risiko lebih besar.  Hal ini juga dapat menjelaskan mengapa mereka berkarakter periang relatif meninggal di usia muda.

Psikolog Dr Howard S. Friedman menganalisa data lebih dari  1.500 anak usia 10 tahun dan memantau perkembangannya hingga usia dewasa. "Mereka yang punya selera humor saat anak-anak rata-rata berumur pendek dibandingkan mereka yang kurang riang ." Riset lain di Universitas Stanford menemukan bahwa anak-anak tipe periang memiliki kecenderungan melakoni hobi yang lebih berisiko.

2. Tipe Cemas - Para ahli di Universitas Descartes, Paris, dan Centre for Addiction and Mental Health, Toronto, Kanada, menemukan mereka yang berkepribadian needy  (terlalu berharap) lima kali berisiko mengidap masalah pencernaan seperti tukak lambung. Orang yang dependen dan secara emosional kurang stabil juga cenderung merokok dan minum alkohol, punya kebiasaan makan tidak teratur dan gangguan tidur.  Semua kebiasaan itu dapat memicu rata-rata produksi asam lambung menjadi tinggi sehingga memicu tukak lambung.

Tingginya kadar hormom stres kortisol juga dapat memicu sakit kepala, jerawat dan infeksi kandung kemih.
Kabar baiknya? Mereka yang bertipe cemas ini lebih banyak melakukan seks, menurut sebuah penelitian dari Sheffield University, Inggris.

"Wanita yang bermasalah neurotik cenderung punya lebih banyak pasangan untuk hubungan jangka pendek, yang mengindikasikan adanya hubungan antara gairah seks mereka  dan kepribadian," Dr Virpi Lummaa, dari Departmen Ilmu Tumbuhan dan Binatang di  Inggris

Hal ini mungkin terjadi karena ketakutan akan tidak menemukan orang yang tepat atau gagal bereproduksi membuat mereka lebih sering melakukan hubungan seks dengan lebih banyak pasangan.

3. Tipe Sensitif - Pria yang tipenya cenderung seperti wanita — simpatik dan pengiba  — memiliki kadar stres yang lebih rendah dan berisiko lebih kecil mengalami serangan jantung, menurut sebuah riset di Universitas Glasgow Skotlandia. Dalam riset itu, para pria diberikan nilai ‘maskulinitas’ dan ‘kewanitaan’ berdasarkan perilakunya seperti kemampuan memimpin, keteladanan, agresi, pengambilan risiko, afeksi, rasa belas kasih dan sensitivitas pada kebutuhan orang lain.

Penelitian menemukan, kecenderungan atau risiko pria mengidap penyakit jantung kronis mengalami penurunan seiring dengan nilai 'kewanitaan'.  Para ahli menyatakan, keterlibatan mereka dalam perasaan menyebabkan para pria lebih dapat menyampaikan emosinya dan memeroleh dukungan  termasuk berkonsultasi ke dokter.

4. Tipe Argumentatif - Permusuhan (hostile) dan perilaku agresif adalah salah satu kepribadian yang tidak sehat. Dalam studi terhadap 448 wanita yang menjalani pusat skrining payudara di Oncological Hospital of Kifissia, Athena, terungkap bahwa tipe perempuan tipe hostile cenderung mengidap kanker payudara.

Penelitian lain terhadap 61 pria yang mengidap kanker colon oleh ilmuwan di Creighton University School of Medicine, Nebraska, menemukan  peningkatan risiko yang serupa.  Diduga bahwa permusuhan dan amarah menghambat efektivitas sistem kekebalan tubuh, sehingga membuat tubuh lebih rentan sakit.

Amarah juga memberi 50 persen peningkatan risiko memburuknya kesehatan, kata peneliti dari Mount Sinai School of Medicine di New York. Orang yang marah merespon stres dengan lebih cepat dan kuat baik secara mental maupun fisilogis, sehingga meingkatkan tensi darah dan detak jantung — menyebabkan  kerusakan pada sistem kardiovaskuler.

5. Tipe Ramah - Menurut riset para ahli di Universitas Milan, pria berkepribadian ekstrovert berisiko lebih rendah mengidap sakit jantung. Mereka juga tidak mudah terkena infeksi dan lebih cepat pulih dari penyakit. Hal ini terjadi akibat menurunya hormon stres, pasalnya  - para ekstrovert mampu mengatasi ancaman terhadap dirinya dengan lebih baik. Dan jika mereka merasa memiliki masalah kesehatan, mereka akan mengungkapkannya.  Pria yang ekstrovert juga cenderung punya lebih banyak anak.

6. Pemalu - Menurut penelitian, mereka yang punya sifat pemalu  50 persen berisiko lebih besar mengidap sakit jantung. Peneliti dari  Universitas Northwestern Chicago yang melakukan studi selama 30 tahun menyatakan hal ini disebabkan para pemalu cenderung memilih hidupnya terlindungi sehingga bila menemukan situasi baru menjadi lebih mudal stres. Tipe pemalu juga lebih rentan terhadap infeksi virus seperti selesma yang lebih banyak dipicu akibat stres, menurut peneliti dari Universitas California.

"Tampaknya orang yang sensitif menjadi mudah merespon  stres lebih kuat ketimbang mereka cuek," kata Bruce Naliboff salah seorang peneliti.

7. Tipe Bodoh - Rendahnya IQ berhubungan dengan risiko yang lebih besar mengalami kecemasan, demensia dan gangguan stres pascatrauma, kata  peneliti dari Universitas Edinburgh. Selain itu, riset yang dilakukan peneliti dari Harvard School of Public Health  terhadap anak-anak dengan  IQ  rendah menemukan peningkatan risiko depresi dan skizofrenia.

Salah satu teorinya sederhana : orang yang intelejensianya rendah butuh waktu lebih lama memahami pentingnya hidup sehat. Rendahnya IQ anak juga mengancam anak-anak menjadi rentan terhadap beberapa jenis gangguan mental.

8. Tipe 'Virtuous' (berbudi baik) - Seperti yang diharapkan, mereka yang teliti akan menuai manfaat dari sisi kesehatan, ungap penelitian dari University of Edinburgh and the Social and Public Health Sciences Unit di Glasgow. Mereka yang memiliki tipe ini cenderung terhindar dari semua jenis penyakit seperti diabetes, hernia, masalah tulang, strok bahkan Alzheimer . Hasil tinjauan dari sekitar 190 riset menunjukkan bahwa orang yang teliti melakukan perilaku konsisten yang mendukung kesehatan, seperti rutin berolahraga dan diet makanan sehat.

Telusuri Ongkos Pembuatan iPad 2, Kenapa Bisa Sampai Seharga US$ 599

Shear Blog - Harga iPad 2 untuk memori sebesar 32 GB adalah 599 dollar AS. Tapi, tahukah Anda berapa ongkos produksi untuk membuat iPad 2 yang sudah mengalami beberapa peningkatan?

iSuppli memperkirakan harga asli perangkat yang tengah membeludak penjualannya ini sebesar 326,6 dollar AS (sekitar Rp 2,9 juta) saja. Selisihnya dengan iPad 1 hanya 6,6 dollar AS, di mana iPad versi pertama membutuhkan biaya 320 dollar AS per unitnya. Jika biaya perakitan (manufacture cost) dihitung, maka ditambahkan lagi sebesar 10 dollar AS menjadi 336,6 dollar AS per unit iPad 2.

Apa sajakah komponen termahal dari sebuah iPad 2?

Ternyata komponen layar beserta sistem layar sentuhnya menduduki urutan pertama, yaitu senilai 127 dollar AS. Harga ini memang jauh lebih mahal ketimbang layar iPad 1 yang hanya 95 dollar AS. Tentu saja karena spesifikasi layar terbaru ini lebih baik.

Komponen baterai yang dipakai iPad 2 seharga 25 dollar AS, sedangkan baterai pada iPad 1 hanya 21 dollar AS. Maklum, baterai iPad 2 memang lebih tipis dan menggunakan tiga sel. Pada baterai iPad 1 hanya dua sel.

Sementara itu, prosesor A5 menduduki harga tertinggi ketiga, yaitu sebesar 14 dollar AS per chip-nya. Harga ini jelas lebih mahal daripada chip A4 yang digunakan pada iPad 1, yaitu sekitar 75 persen lebih mahal.

Total jenderal untuk membayar tiga komponen ini, Apple harus mengeluarkan kocek sebesar 166 dollar AS. Artinya, uang sebesar 160,6 dollar AS lainnya terbagi rata ke komponen lainnya.

Bagaimana mungkin masih ada selisih lebih dari 250 dollar AS untuk sebuah iPad? Nah, jangan lupa ada lagi biaya-biaya lain yang belum masuk hitungan, sebutlah iklan, promosi, pajak, dan lain-lain. (ANDRA/FORSEL)

Ilustrasi
Sumber :  KOMPAS tekno

Secangkir Kopi Butuh 140 Liter Air, 1 Kg Nasi Butuh 3000 Liter Air !!!!

Shear Blog - Berapa jumlah air yang dibutuhkan untuk menyajikan secangkir kopi? Beberapa dari Anda mungkin akan dengan mudah menjawab, "Pastinya satu cangkir." Tapi, berdasarkan Water Footprint , rata-rata jumlah air yang dibutuhkan untuk menyajikan secangkir kopi adalah 140 liter.

Bagaimana bisa? Water Footprint tak hanya menghitung air yang digunakan untuk menyeduh kopi, tetapi juga total air yang dibutuhkan untuk menanam dan memelihara kopi, memanen dan memrosesnya hingga menjadi biji kopi yang siap digiling, mendistribusikan, hingga akhirnya menyajikannya di meja.

Jumlah tersebut cukup mengagetkan, namun bisa menjadi cerminan bahwa pemakaian air dalam bidang pertanian, industri dan konsumsi masyarakat tak terkirakan. Contoh lain, menyajikan secangkir teh memerlukan 35 liter air dan menyajikan 1 kg nasi memerlukan 3.000 liter air.

Untuk melihat dan mengontrol konsumsi air, pada tanggal 28 Februari 2011 lalu telah dirilis update dari Global Water Footprint Standard. Standar tersebut dikembangkan oleh Water Footprint Network dengan 139 partner, ilmuwan dari Universitas Twente, Belanda, serta kalangan LSM, perusahaan dan pembuat kebijakan.

Global Water Footprint Standard memberikan konsistensi dalam mengukur jumlah air yang digunakan dan dampaknya. Pimpinan Water Footprint Network Jim Leape mengatakan, standar tersebut dibuat saat perusahaan di semua sektor menyadari adanya ancaman kekurangan air yang bisa berdampak pada bisnisnya.

Menurut National Coordinator Freshwater Program WWF Indonesia Tri Agung Rooswiadji, standard tersebut dirancang untuk mengurangi pemborosan dalam konsumsi air. "Jumlah air bersih sudah sangat terbatas. Kalau kita boros, itu akan mengurangi kebutuhan pihak lain juga," ungkapnya.

Menurutnya, pemborosan konsumsi air kini banyak terjadi di kalangan industri komersial. "Industri ini tidak hanya industri manufaktur, tetapi juga yang lain seperti pertanian dan tekstil. Kalau misalnya membuang limbah cair langsung, itu juga mengurangi jumlah air bersih," katanya.

Setiap komoditas industri menurutnya memiliki kebutuhan air yang berbeda. "Yang terbesar itu misalnya pada kopi, palm oil, dan kakao," kata Tri. Sektor lain, misalnya pada bahan makanan pokok, membutuhkan 3000 liter air untuk memproduksi 1 kg beras dan 900 liter air untuk 1 kg tepung jagung.

Efisiensi dalam pemakaian air ini penting untuk dilakukan, terutama oleh kalangan industri. Ketidakefisienan dalam pemakaian air yang mengakibatkan kekuarangan air bisa memicu konflik. "Itu pernah terjadi tahun 2001-2002 di Lombok. Petani konflik karena kekurangan air," ujarnya.

Tri mengungkapkan, industri bisa mulai menerapkan Water Footprint Standard. Dalam Water Footprint Standard, terdapat fasilitas penghitungan jumlah air yang digunakan berupa Water Footprint Calculator sehingga bisa membantu program efisiensi air.

Di sisi lain, ia juga menekankan perlunya kebijakan pemerintah. "Selama ini belum ada kebijakan mengenai efisiensi air," katanya. Kebijakan ini diharapkan bisa memacu industri untuk menerapkan standar tersebut.

Dengan Global Water Footprint Standard, industri bisa melihat memantau penggunaan airnya, terutama menelaah sektor-sektor yang boros air. Dengan demikian, dimungkinkan langkah efisiensi penggunaan air untuk mendukung kelestarian sumber daya air.

Bagi individu, Global Water Footprint Stabndard bisa menjadi acuan untuk mengukur jumlah air yang digunakan dalam makanan, mencuci pakaian dan barang-barang yang dibeli. Individu bisa beralih ke produk yang membutuhkan sedikit air dan yang proses produksinya memperhatikan kelestarian air.

Efisiensi penggunaan air merupakan salah satu cara untuk melestarikan sumber daya air, selain dengan mencegah pencemaran pada sumber air. Saat ini, kualitas air bersih secara global menunjukkan tren penurunan sehingga membutuhkan langkah radikal untuk melestarikannya. 

Sumber : Kompas.com

Roket Cerdas "Epsilon" Akan Dikembangkan Oleh Jepang

Shear Blog -  Roket dengan kecerdasan buatan akan dikembangkan oleh badan antariksa Jepang JAXA. Roket canggih ini diberi nama Epsilon dan diharapkan bisa menghemat biaya peluncuran di masa yang akan datang.

Epsilon dibekali dengan kemampuan mendiagnosis dirinya sendiri. Ketika menemukan masalah, roket bisa memperbaiki beberapa kerusakan itu. Dengan demikian, biaya untuk meluncurkan misi perbaikan bisa dipangkas.

Selama ini, roket belum dapat melakukan sesuatu secara otomatis. Roket sebatas memberi informasi kalau ada sesuatu yang salah kepada para insinyurnya. "Desainnya masih pakai teknologi lama dan punya banyak kekurangan," kata Yasuhiro Morita, manajer proyek roket Epsilon dalam sebuah siaran pers JAXA.

Roket ini akan jadi pelengkap bagi kendaraan yang sudah ada saat ini. "Lebih murah dan lebih mudah digunakan," kata salah seorang insinyur dari JAXA kepada Popular Science.

Pada umumnya, pesawat antariksa sudah memiliki kecerdasan buatan. Pesawat-pesawat tersebut bisa mengatur lintasan, mengevaluasi status dan memutuskan untuk bertindak, serta mengaktifkan mode keselamatan ketika ada hal di luar dugaan terjadi. Tahun lalu, NASA mengunggah peranti lunak ke Opportunity Mars sehingga alat penjelajah itu dapat mengambil keputusan dalam menyelidiki bebatuan.

Epsilon adalah roket yang dibuat untuk misi dengan muatan ringan hingga sedang. Misi pertamanya diprediksi akan menghemat biaya sebesar sepertiga daripada biaya roket M-V yang juga milik Jepang. (Sumber: Popsci, JAXA)
 
Ilustrasi

Memahami Apa yang Sebenarnya Terjadi di PLTN Fukushima

Shear Blog - Krisis nuklir Jepang masih berlangsung hingga saat ini. Kantor berita Kyodo melaporkan, asap dan uap pun terlihat membumbung lagi, Selasa (22/3). 

Peristiwa tersebut memicu negara lain yang telah menggunakan Pembangkit Listrik Tenaga Nuklir (PLTN) maupun yang berencana membangun PLTN, untuk melakukan evaluasi. Di Indonesia sendiri, perdebatan mengenai perlu-tidaknya rencana pembangunan PLTN dilanjutkan sedang jadi topik hangat.

Namun, apa yang sebenarnya terjadi di PLTN Fukushima Daiichi, Jepang? Apakah peristiwa tersebut menunjukkan bahwa PLTN adalah "proyek gagal" yang harus ditolak pembangunannya?

Artikel ini kami sajikan untuk memberi pemahaman dan membuka wawasan mengenai situasi di PLTN Fukushima Daiichi. Agar Anda, para pembaca setia situs ini, memiliki pengetahuan yang cukup saat sedang mengikuti berita yang berkaitan dengan krisis nuklir di Jepang.
 
Reaksi Fisi Menjadi Listrik - PLTN Fukushima Daiichi adalah salah satu dari 55 reaktor nuklir yang digunakan untuk membangkitkan energi listrik di Jepang. PLTN yang berada di Distrik Fukaba, Prefektur Fukushima ini menggunakan enam unit boiling water reactor (BWR) yang mampu menghasilkan total daya sebesar 4,7 gigawatt--inilah yang menjadikan Fukushima salah satu dari 15 PLTN dengan daya terbesar di dunia.

BWR merupakan tipe reaktor terbanyak kedua yang digunakan di seluruh dunia. Sebuah reaktor BWR terdiri atas ribuan batang bahan bakar berbentuk tabung serupa sedotan dengan panjang sekitar 3,6 meter. Pada PLTN Fukushima Daiichi, batang bahan bakar yang digunakan terbuat dari bahan campuran zirkonium. Di dalam batang bahan bakar itulah tersimpan bahan bakar sebenarnya yang berupa butiran uranium oksida.

Semua batang bahan bakar itu diikat bersama dalam sebuah inti reaktor. Selama reaksi fisi nuklir terjadi, temperatur batang bahan bakar meningkat hingga mencapai suhu ekstrem. Oleh karena itu, batang bahan bakar tersebut direndam dalam air yang didemineralisasi,  mencegahnya agar tidak meleleh dan menyebarkan bahan radioaktif. Air yang digunakan  ditempatkan dalam sebuah bejana penahan bertekanan yang terbuat dari baja sehingga mampu menjaga titik didih pada 287,7 derajat Celsius.

Temperatur batang bahan bakar masih sangat tinggi akibat reaksi fisi nuklir yang terus terjadi. Temperatur yang sangat tinggi ini menghasilkan uap bertekanan tinggi dalam jumlah besar. Uap inilah yang kemudian digunakan untuk memutar turbin pada dinamo sehingga dapat menghasilkan energi listrik.

Seluruh PLTN yang beroperasi terikat pada standar standar keamanan yang sangat ketat. Bukan hanya karena menghasilkan panas yang sangat tinggi, tapi juga penggunaan materi radiokatif dan juga menghasilkan limbah radioaktif. 

Oleh karena itu, selain menggunakan air untuk mendinginkan reaktor (yang didukung generator diesel sebagai cadangan), konstruksi reaktor pun sangat diperhatikan. Inti reaktor, batang bahan bakar dan air pendingin dibungkus dalam bejana pelindung yang terbuat dari baja. Bejana ini pun dibungkus lagi oleh sebuah selubung baja yang diperkuat yang dirancang untuk mencegah terlepasnya gas radiokatif ke udara.

Selain itu, PLTN Fukushima Daiichi dan PLTN sejenis lainnya juga memiliki sistem untuk menonaktifkan reaksi fisi nuklir dalam inti reaktor. Sistem tersebut berupa batang kontrol yang berfungsi untuk membatasi reaksi fisi yang terjadi dengan menyerap neutron yang bergerak bebas. Dengan memasukkan atau mengeluarkan batang kontrol itu ke dalam inti reaktor, tingkat reaksi fisi bisa dikendalikan, bahkan dihentikan.
Saat gempa terjadi, sistem itu berjalan dengan baik di reaktor Fukushima dan segera menonaktifkan reaksi fisi. Namun, meski reaksi fisi telah berhenti, temperatur batang bahan bakar masih sangat tinggi sehingga tetap membutuhkan pendinginan terus-menerus.

Masalah mulai muncul ketika tsunami menerjang kompleks PLTN Fukushima Daiichi. Sistem pendinginan cadangan yang menggunakan generator diesel--yang sebelumnya berfungsi dengan baik setelah PLTN padam--menjadi tidak berfungsi setelah dirusak tsunami. Akibatnya, reaktor yang masih sangat panas itu temperaturnya semakin tidak terkendali.

Tokyo Electric power Company (TEPCO), perusahaan yang mengoperasikan PLTN Fukushima, terpaksa mendinginkan inti reaktor menggunakan air laut yang dicampur dengan asam borat. Asam borat digunakan untuk mencegah terjadinya kembali reaksi fisi sebagai akibat dari melelehnya bahan bakar.

Sayangnya, langkah tersebut merupakan opsi terakhir yang bisa dilakukan karena air laut yang bersifat korosif dapat merusak komponen mesin reaktor. Selain itu, sebelum sistem pendingin kembali mendapat pasokan listrik dan berfungsi seperti semula, TEPCO harus memompa ribuan galon air laut ke dalam inti setiap hari selama berminggu-minggu atau bahkan setahun.

Lelehan yang Ditakutkan - Tidak ada definisi mutlak mengenai definisi "meleleh" itu sendiri sehingga penggunaan istilah ini kerap tidak berguna untuk menunjukkan apa yang sebenarnya terjadi. Bahkan istilah "meleleh seluruhnya" dan "meleleh sebagian" pun tidak banyak membantu memahami apa yang sedang terjadi.

Saat batang bahan bakar sudah tidak terlindungi cairan pendingin, temperaturnya meningkat tajam hingga mencapai ribuan derajat Celsius. Kemudian, batang-batang tersebut mulai mengalami oksidasi dan berkarat. Proses oksidasi ini melibatkan air yang tersisa sehingga menimbulkan reaksi yang menghasilkan gas hidrogen yang mudah meledak.

Gas hidrogen tersebut dapat dilepaskan secara perlahan ke dalam bangunan penahan yang terbuat dari beton. Namun, jika waktu yang diperlukan untuk melepaskannya tidak cukup, akan terjadi ledakan. Inilah yang terjadi pada reaktor-reaktor PLTN Fukushima yang sudah meledak. Yang perlu digarisbawahi, ledakan itu bukan berasal dari reaksi nuklir melainkan ledakan kimia.

Istilah "meleleh" yang kerap digunakan biasanya merujuk pada kondisi setelah ledakan hidrogen. Kejadian meleleh seluruhnya merupakan skenario terburuk. Kondisi itu menggambarkan batang bahan bakar campuran zirkonium dan bahan bakar yang terdapat di dalamnya, beserta seluruh komponen mesin yang terdapat dalam inti nuklir akan meleleh menjadi material serupa lava yang disebut corium.

Corium adalah materi yang sangat berbahaya. Ia dapat menembus bangunan beton pengaman karena suhunya yang luar biasa panas ditambah kekuatan kimianya. Dan ketika materi nuklir itu bercampur kembali, reaksi fisi kembali akan terjadi dalam tingkat yang tidak terkontrol. Kebocoran pada bejana pelindung inilah yang bisa menyebabkan terjadinya bencana seperti di Chernobyl.

Meski demikian, kejadian meleleh seluruhnya merupakan hasil akhir dari rentetan peristiwa lain yang berupa ledakan, kebakaran, dan kerusakan lainnya. Bahkan di Chernobyl, yang setelah diteliti ternyata tidak memiliki bangunan pelindung sama sekali, bencana PLTN terjadi karena ledakan dan kebakaran grafit yang menyebabkan corium terlepas ke luar, bukan karena inti nuklir meleleh secara fisik.

Kondisi yang terjadi di PLTN Fukushima Daiichi saat ini memang masih kritis dan jauh dari aman. Namun, dengan segala upaya yang dilakukan TEPCO bersama pemerintah Jepang, kita berharap keadaan dapat segera dikendalikan sehingga bencana yang terburuk dapat dihindari.
 
PLTN Fukushima dilihat dari satelit.

Senin, 21 Maret 2011

Penggunaan Kaporit Bisa Memicu Kanker

Shear Blog - Teknologi yang dipakai oleh perusahaan air minum (PAM) saat ini dinilai sudah ketinggalan zaman dan malah bisa membahayakan kesehatan. Kaporit untuk memurnikan air bisa memicu kanker jika digunakan secara berlebihan dan terus menerus.

"Di banyak negara, chlor (kaporit) sudah mulai ditinggalkan dan diganti teknologi lain yang lebih aman misalnya ultraviolet," ungkap pakar teknik lingkungan dari Fakultas Kesehatan Masyarakat Universitas Indonesia, Dr Ir Setyo Sarwanto Mursidik, dalam seminar "Pencemaran Air Minum: Dampak Kesehatan dan Solusinya" di kampus FKM UI Depok, Senin (21/3/2011).

Menurut Ir Setyo, kaporit dalam air PAM sebetulnya tidak banyak. Untuk menjaga kualitas bakteriologis di jaringan terjauh, kaporit hanya dibutuhkan sebanyak 0,2 ppm.

Namun karena buruknya jaringan PAM terutama di kota besar seperti Jakarta, kaporit yang digunakan bisa lebih banyak agar bisa menjangkau pelanggan yang jaraknya cukup jauh. Akibatnya, kadarnya bisa lebih tinggi dari yang seharusnya yakni 0,2 ppm.

"Di kolam renang saja kita bisa merasakan sendiri, kaporit yang terlalu tinggi bisa menyebabkan iritasi kulit apalagi jika diminum, masuk saluran pencernaan. Chlor atau chlorin bersifat karsinogenik sehingga bisa menyebabkan kanker," ungkap Ir Setyo.

Ir Setyo menambahkan, secara teknis tidak mungkin ada solusi tunggal untuk mengatasi masalah pencemaran air. Penggunaan kaporit tidak bisa digantikan dengan satu metode saja, melainkan harus mengombinasikan berbagai metode pemurnian air agar hasilnya lebih aman.

Ia mencontohkan, metode pemurnian air yang bisa dikombinasikan adalah reverse osmosis (RO). Metode ini dinilai paling ekonomis dan mampu menghilangkan 90-99 persen kontaminan, termasuk bakteri dan material organik berukuran di atas 300 dalton.

Namun karena melibatkan membran-membran yang sangat ketat, metode ini menghasilkan laju aliran yang lambat. Keterbatasan ini membuat metode RO tidak bisa mengolah air dalam jumlah banyak, sehingga tetap harus dikombinasikan dengan metode yang lain.

Sumber : detikHealth